4 Makanan Pereda Nyeri dan Sakit Kepala
10 Oktober 2012 - dibaca : 3.285 kali

 4 Makanan Pereda Nyeri dan Sakit Kepala

VIVAlife - Gangguan nyeri yang sering kita rasakan, termasuk sakit kepala, sebenarnya dapat diatasi dengan mudah. Coba ubah pola konsumsi makanan dengan menambahkan jenis makanan pereda nyeri. Cara bekerjanya, memblokir sinyal peradangan dan meningkatkan zat kimia ke otak sehingga kita merasa membaik. Berikut jenis bahan makanan yang disarankan:

- Paprika
Untuk mendapatkan rasa pedas, tambahkan irisan paprika pada masakan. Buah ini mengandung bahan aktif capsaicin yang dapat merangsang produksi endorphin untuk mengurangi rasa sakit dan kecemasan.

"Capsaicin juga dapat memblokir transmisi sinyal rasa sakit dan menghambat pelepasan enzim prostaglan yang meningkatkan rasa nyeri," papar Muraleedharan Nair, Ph.D., profesor produk alami dan kimia di Michigan State University

- Ceri
Dalam sebuah studi, Nair dan peneliti lainnya menemukan, bahwa ekstrak ceri memiliki bahan alami untuk mengurangi peradangan. Bahan ini bahkan 10 kali lebih efektif dibandingkan aspirin. "Ceri mengandung senyawa yang disebut anthocyanin yang memberikan warna merah pada buah, senyawa ini juga berfungsi untuk meringankan rasa sakit." Namun, buah ini tidak dapat dikonsumsi bersamaan dengan bit, yang justru akan mematikan kerja senyawa pada ceri.

- Kedelai
Jika Anda memiliki osteoarthritis, Anda dapat mengurangi rasa sakit ini dengan memperbanyak asupan protein melalui kedelai. Demikian menurut penelitian yang dilakukan oleh Oklahoma State University.

"Kami telah menemukan konsentrasi estrogen yang lebih tinggi dalam cairan sendi pada orang yang memiliki osteoarthritis. Estrogen ini lah yang memunculkan rasa sakit dan pembengkakan sendi," papar Bahram H Arjmandi,. Ph.D., RD, ahli gizi dan makanan di Florida State University. "Kedelai mengandung estrogen alami yang disebut isoflavon yang dapat meredakan efek sakit dari estrogen."

- Jahe
Rempah ini sudah digunakan sejak 2000 tahun lalu untuk mengatasi rasa mual, sakit kepala, dan mencegah mabuk kendaraan. Penelitian baru menemukan jika jahe ternyata juga mampu meredakan osteoarthtis lutut. Mereka yang rutin mengkonsumsi minuman jahe selama enam minggu terbukti memiliki resiko sakit yang lebih kecil. Ini karena zat antioksidan jahe yang dapat mengurangi terjadinya inflamasi.

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler