Mohon Maaf atas tidak tercantumnya semua sumber dari konten yang ada di website ini.. Terima Kasih kepada semua yang telah menyadur dan mencantumkan referensi dari website ini, semoga bermanfaat untuk semua.
Acute Hematogenous Osteomyelitis (Infeksi Pada Tulang)
15 September 2015 - dibaca : 1.292 kali

Acute Hematogenous Osteomyelitis (Infeksi Pada Tulang)

Acute Hematogenous Osteomyelitis [AHO] adalah infeksi pada tulang yang terutama mengenai anak-anak. Infeksi ini sangat serius dan penyebaran infeksinya melalui darah (hematogen) dan dapat menyebabkan komplikasi berupa kecacatan yang permanen bahkan kematian. Oleh karena itu, diagnosa AHO harus ditegakkan sedini mungkin agar dapat segera dilakukan pengobatan. Sayangnya, tidak semudah itu menegakkan diagnosa AHO di awal perjalanan penyakit.. Mengapa? Silakan baca artikel singkat berikut..

Pada orang dewasa, osteomyelitis/infeksi tulang terutama berkaitan dengan trauma/cedera, misalnya luka terbuka pada tulang setelah kecelakaan lalu lintas. Sedangkan pada anak-anak, riwayat trauma hanya didapatkan pada 30% pasien, dan tidak harus berupa trauma berat. Sebelum terjadinya AHO pada anak, bisa hanya didapatkan riwayat infeksi saluran pernafasan, infeksi kulit, luka babras, ataupun bisul. Bahkan kebiasaan menggosok gigi yang terlalu keras dan menyebabkan trauma atau luka pada gusi juga bisa menyebabkan masuknya bakteri ke dalam darah (bakterimia) dan akhirnya menjadi osteomyelitis. Inilah salah satu alasan mengapa AHO harus diwaspadai, karena penyebabnya sepele sehingga seringkali tidak terdiagnosa sejak dini.

Berikut angka kejadian AHO pada anak-anak:

  1. Anak laki-laki 3 kali lipat lebih sering terkena daripada wanita
  2. Bagian tulang yang paling sering terinfeksi adalah tulang panjang, dengan urutan: femur (tulang paha), tibia (tulang kering), humerus (tulang lengan atas), radius (hasta), ulna (pengumpil), dan fibula.

Setelah adanya riwayat infeksi ataupun luka seperti diatas, dalam hitungan beberapa jam hingga hari, anak akan mengeluhkan rasa sakit di tulang paha, tulang kering, atau lainnya seperti yang disebutkan diatas. Rasa sakit yang muncul lama-lama akan semakin berat terutama bila digerakkan. Dari luar, tampak kulit menjadi kemerahan, bengkak yang menunjukkan tanda-tanda radang. Anak juga akan mengalami demam, gelisah, nafsu makan berkurang. Ini adalah saat paling tepat untuk membawa anak anda ke dokter, untuk segera dilakukan pemeriksaan agar dapat segera didiagnosa apakah anak anda menderita AHO.

Prinsip pengobatan AHO adalah sebagai berikut:

  1. Anak diistirahatkan di tempat tidur, diberikan obat anti nyeri untuk mengatasi rasa sakit
  2. Menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh dengan memberikan cairan infus
  3. Bagian yang terinfeksi harus diistirahatkan untuk mengurangi nyeri. Bila perlu dipasang bidai
  4. Untuk anak yang tidak bisa mengkonsumsi obat peroral (obat minum), maka diberikan melalui infus. Antibiotika harus segera diberikan sambil
  5. Apabila dalam waktu 24 jam keluhan anak menetap atau memberat maka harus dilakukan tindakan operasi untuk dekompresi (mengurangi tekanan) pada tempat infeksi
  6. Pemberian antibiotik diteruskan minimal 3-4 minggu

Diagnosa dan terapi sedini mungkin dapat memberikan hasil yang jauh lebih baik karena akan dapat menghindarkan komplikasi yang berat. Keterlambatan dalam penanganan AHO bisa berakibat fatal yaitu kematian, abses, septic arthritis (infeksi pada sendi), patah tulang, kontraktur sendi, osteomyelitis kronis, hingga gangguan pertumbuhan. Oleh karena itu, jangan pernah menunda untuk membawa anak anda ke dokter apabila menunjukkan gejala seperti yang tertulis diatas.


Terpopuler